Minggu, 25 Oktober 2015

SAJI

Lelaki usia 46 itu bernama Saji. Pekerjaan petani dan dagang sapi. Hilir mudik bergelut dalam dunia persapian pernah juga dipenjara, Berkali-kali dicari polisi. Uang dari penjualan sapi yang seharusnya untuk pemilik sapi, ia gunakan foya-foya dan gopyoh untuk memberikan dana sosial dan lain-lain.

Rumah tangganya penuh ontran. Sirep tatkala ia mengikuti agama istrinya Katholik. Meskipun akhirnya ontran-ontran pun terjadi lagi. Lalu di usir untuk kembali ke rumahnya di Mayangan  bersama istri dan anaknya. Agak damai dan bangga setelah anak pertamanya menjadi seorang marinir di Surabaya. Tuhan maha berkehendak.

Lama tidak terdengar suaranya. Ia tiba-tiba muncul dengan menaiki sapi. Mas,..aku sapa !
Ia pun cuek dengan menjawab teguranku, nopo mas Sulis..!



Tidak ada komentar:

Posting Komentar